📰 Pemerintah Desa Hulawa Respons Cepat Banjir, Puluhan KK Terdampak
📅 11 Apr 2025
Hulawa, 11 April 2025 — Pemerintah Desa Hulawa bersama seluruh unsur terkait bergerak cepat menanggapi peristiwa banjir yang melanda dua dusun di wilayahnya, yakni Dusun Kapali dan Dusun Hele, Jumat malam (11/04/2025). Banjir terjadi sesaat setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Buntulia, menyebabkan luapan air sungai yang menggenangi permukiman warga.
Kepala Desa Hulawa, dalam keterangannya menyampaikan bahwa bencana ini merupakan kejadian yang memerlukan perhatian serius. Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari Satgas Bencana, sebanyak 20 Kepala Keluarga (KK) atau 66 jiwa terdampak di Dusun Kapali, sementara pendataan masih berlangsung di Dusun Hele.
“Salah satu rumah warga mengalami kerusakan cukup parah di bagian dapur akibat diterjang derasnya air bercampur lumpur dan pasir. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa, namun ini menjadi alarm bagi kita semua akan pentingnya langkah pencegahan ke depan,” ujar Kepala Desa Hulawa.
Pemerintah desa sejak awal kejadian turut melakukan koordinasi intensif dengan BPBD Pohuwato, TNI-Polri, dan Satgas Bencana, serta mengerahkan aparat desa untuk membantu evakuasi dan pemulihan.
Kepala Pelaksana BPBD Pohuwato, Abdulmuthalib Dunggio, yang turut hadir di lokasi menyampaikan bahwa sedimentasi tinggi di aliran sungai Desa Hulawa menjadi penyebab utama banjir. Ia menegaskan bahwa tanggul sungai sudah tidak mampu menahan debit air tinggi akibat sumbatan material sedimen.
“Permukaan sungai sudah sangat dangkal, sehingga saat hujan deras turun, air langsung meluap ke pemukiman. Solusi jangka pendek adalah pengerukan segera, dan kami akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Abdulmuthalib.
Menjelang malam hari, sekitar pukul 19.00 WITA, genangan air mulai surut. Mobil tangki BPBD juga telah dikerahkan membantu pembersihan lumpur di rumah-rumah warga.
Pemerintah Desa Hulawa menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi warga yang terdampak, termasuk memfasilitasi bantuan darurat serta mendata kerusakan untuk dilaporkan ke tingkat kabupaten.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada menghadapi musim hujan ini. Upaya mitigasi akan kami prioritaskan bersama pihak terkait agar kejadian serupa bisa dicegah di masa mendatang,” tambah Kepala Desa.
Pemerintah desa juga mengimbau warga agar melaporkan secara cepat jika menemukan tanda-tanda banjir susulan, dan tetap mengikuti arahan petugas di lapangan.